Kami yang Terbaik - Nikmati Layanan Travel Pribadi, Booking dan Cetak Tiketnya Sendiri - Sampai Dengan Saat ini Jumlah Member mencapai 4.513 dan telah mentransfer komisi sebesar Rp. 1,229,625,414.00

JADILAH JUTAWAN-JUTAWAN BARU DARI BISNIS TIKET PESAWAT ONLINE

Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

Rekan Netter ...

Prospek Bisnis online di bidang penjualan tiket pesawat masih sangat besar peluangnya, selama perusahaan penerbangan masih ada dan dunia pariwisata terus berkembang, bisnis tiket pesawat masih layak untuk dipertimbangkan, hal yang perlu diperhatikan adalah menjamurnya pusat penjualan tiket dimana – mana, sehingga daya saing semakin tinggi, perlu suatu terobosan yang inovatif agar tetap bersaing sehat. Ini lah yang menjadi pertimbangan birotiket.com sehingga membuka peluang bisnis online menjadi biro tiket pesawat secara online dengan modal sedikit tetapi hasil yang sangat luar biasa..

Tahukah anda bahwa Internet juga bisa digunakan untuk menjalankan bisnis jutaan rupiah dengan modal terjangkau? Ya, kini anda dapat memanfaatkan Internet agar dapat menghasilkan jutaan rupiah per bulannya.

KEUNTUNGAN APA SAJA YANG AKAN ANDA DAPATKAN ?

1. Proses reservasi / booking bisa dilakukan darimana saja dan kapan saja di seluruh wilayah Indonesia.
2. Data yang transparan langsung dari airline.
3. Proses reservasi langsung dilakukan dari sistem airline.
4. Anda bisa mencetak sendiri tiket anda dan penumpang anda bisa langsung terbang.
5. Pembayaran melalui transfer bank sehingga bisa lebih cepat dan akurat.
6. Anda bisa menjual kembali tiket tersebut kepada orang lain dengan harga pasar.

BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Bergabung? silahkan klik disini

Artikel

<>

Minggu, 25 Desember 2011

Bocah Yang tidak bisa suka cita dihari Natal

img
Charlie Smith
Worcester, AS, Saat keluarga dan teman-temannya larut dalam suka cita Natal, seorang bocah di Amerika justru hanya bisa terangkap di dalam rumah tanpa bisa merasakan kemeriahan Natal. Pernak-pernik Natal termasuk makanan khas dan pohon Natal bisa membuatnya alergi parah dan asma.

Charlie Smith (3 tahun) tidak bisa menikmati cokelat, mince pie, kue, kacang atau bahkan pohon Natal. Semua pernak-pernik Natal itu bisa membuat Charlie kecil mengalami reaksi alergi yang parah.

Bahaya mengintai bocah asal Worcester, AS, ini bila musim Natal tiba. Ia bahkan bisa terbaring di rumah sakit hanya karena menyentuh teman yang telah makan kacang.

Keluarganya pun terpaksa harus berkorban dengan menukar pohon Natal asli dengan pohon Natal buatan yang bebas debu, karena pohon Natal asli bisa membawa serangan asma bagi Charlie.

"Alergi dan asma Charlie berarti bahwa Natal adalah waktu yang berbahaya baginya. Kami harus sangat berhati-hati untuk membuatnya tetap aman sepanjang tahun, tetapi lebih khusus pada saat Natal," jelas ibundanya Jo Smith (33 tahun), seperti dilansir Dailymail, Sabtu (24/12/2011).

Menurut Jo, Natal tahun ini menjadi Natal terberat bagi keluarga Smith, karena ia tak bisa memiliki makanan apapun yang mengandung kacang untuk merayakan Natal, termasuk kue Natal, puding Natal dan mince pie (pie khas Natal).

"Orang-orang membeli sekotak cokelat tanpa berpikir panjang, tapi berbeda dengan keluarga kami. Ini bukan karena Charlie tak bisa makan cokelat apapun, hanya saja saya harus yakin untuk membeli cokelat yang tidak mengandung kacang didalamnya," jelas Jo.

Kakak Charlie, Harry (6 tahun), sering mendapatkan kartu Natal dengan cokelat kecil dari teman-teman sekelasnya di sekolah. Jo memberitahu Harry untuk memastikan ia mencuci tangan segera setelah makan cokelat, untuk berjaga kalau-kalau ia menyentuh adiknya, Charlie.

"Pesta Natal juga menyulitkan bagi kami. Kebanyakan makanan cenderung diletakkan di meja prasmanan. Untuk itu, saya harus memperingatkan tuan rumah terlebih dahulu tentang alergi Charlie. Saya telah mengirimkan menu makan siang sendiri kepada pihak tuan rumah sebelumnya," lanjut Jo.

Masalah alergi Charlie dimulai sejak ia berusia 18 bulan. Saat itu ia sedang duduk di pangkuan kakeknya yang sedang makan kacang. Tiba-tiba saja tubuh Charlie membengkak dan mulai menggaruk-garuk dirinya sendiri sedemikian parah hingga berdarah.

"Itu begitu menakutkan. Kami bahkan tidak berpikir tentang kacang. Kami tidak tahu apa yang terjadi. Kami hanya bergegas memandikannya dan memberinya tablet antihistamin dan krim. Itu sangat mengerikan dan kami tidak dapat memahami apa yang telah terjadi," jelas Jo.

Setelah dibawa ke dokter dan menjalani tes tusukan alergi, keluarga Smith baru tahu bahwa Charlie memiliki alergi kacang. Alerginya bisa menimbulkan reaksi parah hanya dengan menyentuh orang yang sedang atau telah makan kacang.

"Kami beruntung bahwa reaksi itu hanya mempengaruhi kulit dan tidak menyebabkan tenggorokannya membengkak, yang dapat mempengaruhi napasnya. Saya ngeri membayangkan apa yang akan terjadi jika dia benar-benar makan kacang," ungkap Jo.

Jo dan suaminya Dave (42 tahun) harus membawa krim khusus, tablet antihistamin dan EpiPens kemanapun mereka pergi, sehingga dapat mengobati putra mereka bisa tanda pertama reaksi mulai tampak.

====================================================================

Promoted By :




0 komentar:

Poskan Komentar