Kami yang Terbaik - Nikmati Layanan Travel Pribadi, Booking dan Cetak Tiketnya Sendiri - Sampai Dengan Saat ini Jumlah Member mencapai 4.513 dan telah mentransfer komisi sebesar Rp. 1,229,625,414.00

JADILAH JUTAWAN-JUTAWAN BARU DARI BISNIS TIKET PESAWAT ONLINE

Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

Rekan Netter ...

Prospek Bisnis online di bidang penjualan tiket pesawat masih sangat besar peluangnya, selama perusahaan penerbangan masih ada dan dunia pariwisata terus berkembang, bisnis tiket pesawat masih layak untuk dipertimbangkan, hal yang perlu diperhatikan adalah menjamurnya pusat penjualan tiket dimana – mana, sehingga daya saing semakin tinggi, perlu suatu terobosan yang inovatif agar tetap bersaing sehat. Ini lah yang menjadi pertimbangan birotiket.com sehingga membuka peluang bisnis online menjadi biro tiket pesawat secara online dengan modal sedikit tetapi hasil yang sangat luar biasa..

Tahukah anda bahwa Internet juga bisa digunakan untuk menjalankan bisnis jutaan rupiah dengan modal terjangkau? Ya, kini anda dapat memanfaatkan Internet agar dapat menghasilkan jutaan rupiah per bulannya.

KEUNTUNGAN APA SAJA YANG AKAN ANDA DAPATKAN ?

1. Proses reservasi / booking bisa dilakukan darimana saja dan kapan saja di seluruh wilayah Indonesia.
2. Data yang transparan langsung dari airline.
3. Proses reservasi langsung dilakukan dari sistem airline.
4. Anda bisa mencetak sendiri tiket anda dan penumpang anda bisa langsung terbang.
5. Pembayaran melalui transfer bank sehingga bisa lebih cepat dan akurat.
6. Anda bisa menjual kembali tiket tersebut kepada orang lain dengan harga pasar.

BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Bergabung? silahkan klik disini

Artikel

<>

Jumat, 16 Desember 2011

Temukan Cinta Dalam Pekerjaan

Sebab, sudah jadi rahasia umum, banyak orang bekerja belum dengan cinta. Tak jarang, bahkan banyak yang bekerja bukan berdasar keahliannya. Lulusan bahasa bekerja di bank, lulusan ekonomi jadi politisi, lulusan matematika malah bekerja di dunia entertainment. Akibatnya, muncul istilah kutu loncat. Banyak pekerja yang sering berganti perusahaan atau bahkan berganti profesi. Tak salah memang, sepanjang yang bersangkutan bisa menikmati pekerjaan tersebut. Namun sayangnya, banyak yang kemudian malah merasa tertekan dan akhirnya, gonta-ganti perusahaan atau pekerjaan alias jadi kutu loncat.
Untuk itu, agar kita bisa menemukan "cinta" di karier, pada akhir tahun ini barangkali kita perlu kembali menelaah, apa yang sudah kita capai setahun ke belakang. Bagaimana dan apa saja yang perlu kita lihat, koreksi, atau evaluasi? Dan, apa pula yang perlu kita rencanakan di masa depan? Berikut beberapa hal yang patut kita pertanyakan, berdasar apa yang sudah dialami selama menjalani pekerjaan...

Masa Lalu

• Cari tahu, apa yang paling kita sukai dari pekerjaan selama ini?
• Apakah aspek yang paling menarik dari perusahaan di mana kita bekerja selama ini?
• Apa alasan kita meninggalkan, mengganti pekerjaan selama ini?
• Apa saja kemampuan diri kita yang disukai perusahaan selama bekerja sebelumnya?

Saat Ini

• Apakah kita menyukai pekerjaan saat ini?
• Apakah kita puas dengan apa yang dilakukan selama ini?
• Apakah kita menyukai bekerja di perusahaan saat ini?
• Apakah kita menyukai tantangan dan tujuan yang ingin diraih di perusahaan tempat bekerja saat ini?
• Bagaimana masa depan dan kondisi perusahaan saat ini?
• Apa yang paling membuat Anda tertarik dan sukai di pekerjaan saat ini?

Masa Depan

• Adakah karier atau profesi yang benar-benar menggoda kita untuk mencoba mengeksplorasi lebih jauh?
• Adakah perusahaan lain yang menarik hati untuk kita bekerja padanya?
• Adakah kemampuan tertentu yang bisa kita maksimalkan di perusahaan yang kita incar?
• Adakah pekerjaan lain yang membuat kita merasa lebih puas dibanding pekerjaan saat ini?
• Adakah tujuan profesional yang ingin kita capai di masa-masa mendatang?
Dengan beberapa pertanyaan tersebut, kita akan bisa mengevaluasi, apa yang sebenarnya kita cari selama ini di pekerjaan yang kita tekuni.

 

Tak jarang, dengan perpindahan kerja dan profesi selama ini, kemudian membuat kita rindu pada pekerjaan lama. Tak jarang pula, ternyata kita justru merasa tertekan dengan pekerjaan baru yang sebelumnya kita damba. Hal tersebut sebenarnya wajar. Sebab, sebuah "dunia baru" pasti membutuhkan waktu untuk adaptasi.

Namun sebenarnya, tujuan akhir dari pertanyaan-pertanyaan untuk dievaluasi di atas adalah, apakah kita sudah benar-benar menemukan cinta di pekerjaan kita? Wujud cinta bagi setiap orang bisa jadi berbeda-beda. Ada yang karena cinta merasa sangat betah bekerja, sehingga mendorong seseorang menjadi workaholic. Ada pula yang karena cinta merasa sangat enjoy sehingga setiap hari selalu merasa bahagia. Ada pula yang karena cinta kemudian merasa kantor adalah "rumah kedua"-nya.

Tapi, intinya, semua orang berhak (dan bahkan harus) menemukan cinta di pekerjaannya. Dan, jika kita sudah menemukannya, cobalah terus tekuni, niscaya, bukan sekadar kesuksesan yang akan kita raih, tapi juga kebahagiaan yang sejati.

By : ( A.W)

====================================================================

Promoted By :




0 komentar:

Poskan Komentar